FOREX QUANT

October 28, 2007

COT and market sentiment

Filed under: Uncategorized — by TraderMade @ 10:30 am
Tags: , , , ,

.

A conversation early this morning with one member of the Indotraders.

Trader: kalau tidak sibuk, saya mau tanya sedikit Pak mengenai COT (Common Of Trader)
Trader: apa Pak Darma tau mengenai COT ?
Trader: COT itu mengenai apa Pak ?
Darma: Commitment of Traders ya
Trader: iya
Darma: posisi net open di bursa, mas ya?
Darma: di bursa futures
Trader: saya tidak tau Pak mengenai COT
Trader: mau tanya mengenai COT itu dan apakah bermanfaat bagi trading kita?
Darma: tergantung time frame kita mungkin pak. dulu saya pernah coba perhatikan, karena ada beberapa teman traders yg mencoba menginterpretasi COT menjadi sentimen market
Darma: tapi kok rasanya gambyar dan tidak ada korelasi dengan market ya. terutama dengan market di time frame intraday.
Trader: apa berarti hanya bermanfaat di time frame D1 ke atas ?
Darma: sedangkan untuk timeframe long term, arah market dalam ekspektasi 2-3 bulan ke depan, saya sendiri lebih suka menggunakan pendekatan sistem aja. misalnya dulu pernah coba dengan sistem turtle atau aberration. fundamental ternyata nggak dipedulikan samasekali oleh market.
Darma: COT mungkin bermanfaat untuk mengantisipasi sentimen market untuk market yang likuiditasnya rendah
Darma: misalnya untuk saham di bursa jakarta. posisi net open para partisipan akan sangat mempengaruhi harga.
Darma: tapi kalau di market yg besar seperti spot fx, kayaknya gak pengaruh samasekali. karena data COT yang ada di bursa di NY atau Chicago, itu hanya sampel kecil dari market yang jauh lebih besar.
Trader: ok, terima kasih Pak Darma
Darma: iya, mas. sama2. itu pun hanya pendapat saya mas. belum tentu benar juga kok.

=====
Tentang COT dari salah satu halaman di website CFTC:

Commitments of Traders

The Commitments of Traders (COT) reports provide a breakdown of each Tuesday’s open interest for market reports in which 20 or more traders hold positions equal to or above the reporting levels established by the CFTC.

Reports are available in both a short and long format. The short report shows open interest separately by reportable and nonreportable positions. For reportable positions, additional data is provided for commercial and non-commercial holdings, spreading, changes from the previous report, percents of open interest by category, and numbers of traders.

The long report, in addition to the information in the short report, groups the data by crop year, where appropriate, and shows the concentration of positions held by the largest four and eight traders.

Supplemental reports show aggregate futures and option positions of Noncommercial, Commercial, and Index Traders in 12 selected agricultural commodities.

(*)


September 28, 2007

Algorithmic trading. There’s no other way better.

Filed under: Uncategorized — by TraderMade @ 7:33 am
Tags: ,

.

Kebetulan ada mas deddy yg tanya agak panjang, jd banyak yg mesti dijawab. dan kayaknya tak posting sebagai blog aja deh, instead of hanya private message, jd supaya bisa dibaca yg lainnya juga oleh temen2 di indotraders.

========================================

good morning, mas deddy.
saya senang ada yg ngajakin diskusi beginian.
soal bikin EA, saya nggak coding sendiri kok mas. saya kerjakan bersama seorang programmer, teman kuliah satu kampus dulu di bandung, dia lulusan informatik, sedangkan saya farmasi. saya punya ide, dia coding. lalu utk modifikasi2, nambah2 filter, ngerubah2 perhitungan sedikit-sedikit, saya bisa lakukan sendiri. tapi setelah terjadi perubahan beberapa versi, saya kembalikan lagi ke dia utk diverifikasi apakah codingnya masih bener, gitu mas.. jadi kalo soal belajar coding yg baik, saya sendiri belum lakukan itu, krn saya sendiri belum ketemu metoda yg tepat utk belajar itu.

soal penggunaan mechanical system dalam bentuk EA di MT4, dibandingkan dgn trading manual dgn menggunakan segala kemampuan berfikir manusia beserta unsur emosi dan psikologinya, saya sendiri punya pegangan dalil2 sebagai berikut, mas:

dalil #1:
utk trading, kita hrus pakai metoda atau strategi yg kita yakini bahwa kalau dijalankan, akan profit. metoda atau strategi ini bisa macem2, bisa mekanis ataupun murni feeling, atau tebak2an.. tapi prinsipnya adalah kita akan menjalankan aktifitas trading menggunakan suatu cara -apapun itu bentuknya- yang kita yakini memberi peluang besar utk profit. Lha kalo kita gak punya strategi yg kita rasa akan profit, kita tentu gak akan bisa memulai trading kan ya?

dalil #2:
untuk bisa memilih strategi yang kita yakini akan profit, tentu kita harus melihat dulu, kira-kira apa bener suatu ide tentang strategi itu bakalan profit. Misalnya kalau ada ide strategi trading berupa: “buy kalau market retrace di fibo, lalu exit saat overbought”, tentu akan wajar sekali kalau kita cek ke historical, lihat2 secara visual di historical chart, apakah kalau kita lakukan strategi itu memang benar ada peluang akan profit. Lalu kalau ternyata kita harus perhatikan kondisi tertentu seperti big news time dll, itu juga kita lihat di historical. Hal ini tentu merupakan hal yg biasa dalam mencari-cari ide trading, kan? Setiap trader yg berusaha mencari strategi pilihannya, pasti melakukan hal ini, yaitu pemeriksaan historical, atau istilahnya backtest. backtest ini bisa manual/visual, atau mekanis utk lebih akurat.

dalil #3:
memeriksa suatu ide strategi tertentu dengan teknik pemeriksaan visual secara manual, memiliki banyak sekali kelemahan dan keterbatasan.
Kelemahan2 itu antara lain:

- seringkali kita memeriksa dengan bias/keberpihakan. seorang trader yg terlatih mungkin bisa mengurangi faktor ini. keberpihakan ini maksudnya begini mas: kita lakukan pengamatan visual untuk mencari pembenaran dari ide strategi kita. Jadi tiap kali kita lihat kejadian kalau kriteria entry-exit yg kita ingin periksa ternyata menghasilkan profit, kita hanya perhatikan itu saja. Kita lupa perhatikan bahwa ada banyak kondisi yang ternya berakibat kerugian, dan itu kita abaikan krn hasilnya tidak seperti yg kita inginkan. We see what we want to see.

- kelemahan parah lainnya adalah adanya faktor “oversight”, yaitu misalnya kita buy kalau marketnya breakout ke atas suatu trend line, kita pikir kita bisa jalankan strategi itu, padahal trend line nya terbentuk dari titik-titik fraktal sebelum dan sesudah kejadian itu. ya ini contoh ekstrim, tapi kesalahan “oversight” ini sering kali dialami oleh orang2 yg baru mulai mencoba mengembangkan strategi trading.

- kelemahan lain: bila di historical chart kita melihat ada move naik yg ‘bagus’, dan kita ingin bisa menangkap gerakan itu dan mengkapitalisasi profit dari gerakan itu, lalu kita cari2 kondisi yg mendahului gerakan ini, lalu kita anggap kita menemukan suatu strategi. begitu terus kita lakukan tiap kali kita lihat ada gerakan ‘bagus’ di market yg ingin bisa kita tangkap, kita coba-coba cari kondisi di market yg mendahuluinya. padahal kondisi itu berbeda2, dan itu hanya kelihatan kalau kita sudah lihat gerakan ‘bagus’ yg kita inginkan.

SEMUA kelemahan dan keterbatasan ini akan hilang kalau kita lakukan pemeriksaan menggunakan teknik non-manual, misalnya pakai program statistik, di excel, atau pakai backtesternya metatrader.

dalil #4
Kemudian kita sudah menemukan suatu strategi yg ternyata memang profit, misalnya tiap kali market bikin triangle di jam tertentu, lalu break ke atas saat MACD di long term mengarah naik — dan ini semua sudah ditest dengan cara yg akurat dan menghasilkan kesimpulan-kesimpulan sbb:
- “ooohhh… strategi ini kalau dijalankan memang profit”
- “rata2 dalam sebulan, kena SL hanya 5 kali, sedangkan selebihnya rata2 ada 20 yang kena TP”
Kalau kita sudah punya strategi yg setelah diperiksa memberi kesimpulan2 bagus seperti ini, tentu kita ingin menjalankannya secara disiplin kan?
Nah di sini lah faktor psikologi seringkali sangat mengganggu. Seringkali strategi yg seharusnya profit, tapi malah menjadi merugikan karena tradernya terganggu dari segi psikologi. Macem2 masalah psikologi yg bisa terjadi mas. Misalnya utk contoh trader yg pakai strategi triangle breakoutnya tadi:
- Sang trader enggan menuruti rules nya sendiri krn tiba2 ngerasa “kok kayaknya ngeri ya, buy di sini, walaupun triangle udah break ke atas, tapi kan market udah naik tinggi beberapa hari belakangan ini”..
- Sang trader tiba-tiba mengambil posisi trade padahal tidak ada kondisi yg sesuai dengan rules nya, krn tiba2 berfikir “ini mestinya bakalan naik nih, walaupun gak ada triangle, tapi ini kan marketnya udah bolak-balik di bawah resistance ini, jadi sekarang udah break, kita mesti buruan masuk nih supaya nggak ketinggalan”.
- dan masalah ketidak-disiplinan lainnya, terutama masalah exit, menggeser SL, position sizing yg seenak perutnya, dsb dsb dsb..

nah kalau kita udah test/periksa ide strategi kita dengan menggunakan teknik yg akurat, misalnya menggunakan algoritma di metatrader, mestinya strategi itulah yg akan kita jalankan dengan disiplin kan.. disiplin artinya disiplin, nggak diubah2. gak dibikin pengecualian2 yg bebeda-beda tiap saat. kalau memang ada kondisi yg akan dikecualikan, misalnya gak akan trading kalau market New York libur, ya itu mesti diperiksa juga di historical kalau dilakukan begitu hasilnya gimana, apa memang lebih baik atau tidak. Kalau memang lbih baik, ya itu lah yg hrus dijalankan dengan disiplin, dst.

Trading dengan disiplin ini semua akan jauh lebih mudah bila kita jalankan strategi kita menggunakan suatu computer-programmed algorithm, misalnya pakai tools alert di MT4, atau bahkan pakai tools automatic trading di MT4 menggunakan EA itu.

dalil #5
Kalau kita tidak percaya dengan suatu strategi akan profit dijalankan krn kita pikir market akan berubah sehingga misalnya di contoh di atas, strategi triangle dan MACD itu kayaknya cuman profit di dulu2 aja, tapi besok2 belum tentu, ya lalu kita tidak punya alasan yg kuat utk menjalankannya, bukan? Di sini, menurut saya, kembali ke faktor psikologi dan rasional.

Kalau strategi tarik2 garis dgn supp/res atau fibo itu kita pikir gak akan profit lagi di masa depan, ya berarti kita gak akan pakai strategi itu juga. Kalau kita gak percaya suatu strategi punya harapan akan profit, lalu dengan apa kita akan trading dong. Sampai saat ini, sepenjang pengetahuan saya, utk menjalankan suatu strategi utk ditradingkan live, setidaknya kita hrus punya harapan bhwa strategi itu akan profit kalau dijalankan. Lebih baik lagi tidak hanya harapan, tapi juga keyakinan, yg kita dapatkan dari hasil pemeriksaan yg menunjukkan hasil yg baik, dan pemeriksaannya akurat.
Dan kalau kita yakin strategi trsebut mestinya profit, tentu kita ingin lakukan dengan disiplin se-disiplin-disiplinnya, kan.

Semua dalil2 dalam pengembangan dan eksekusi strategi trading di atas tadi menunjukkan argumentasi yg sangat kuat utk menggunakan automated system. Gak ada pilihan lain, menurut saya.
Kalaupun artificial intelligence kita percaya bisa menjadi tool yg lbih baik, dan kita tidak percaya thd strategi yg hanya linear matematis biasa, ya lakukan itu. Do whatever you want to do.
Kalau setelah kita periksa suatu strategi secara akurat menggunakan EA di MT4, lalu forward testing menunjukkan hasil bagus juga, tapi begitu mau live kita malah tidak percaya bahwa market akan berlaku begitu lagi, ya kita punya hak penuh utk tidak menggunakan strategi itu utk live. Don’t do anything we don’t wanna do.
Tapi kalau dalam keadaan itu lalu kita drop out strategi itu hanya krn tidak berani, ya lalu mau trading pakai strategi apa? There’s no any other way better.

(*)

August 28, 2007

Diskusi ttg trading dgn Mr. Mojo

Filed under: Uncategorized — by TraderMade @ 11:16 am
Tags: , ,

Pagi ini berkesempatan chat-chat curhat dgn seorang teman yang selalu menginspirasi. A Guru, if you like to call it. Dia salah satu founder dan moderator di Metatrader Expert and Advisor Groups. He has been always inspiring. Terutama di bidang Algorithmic Trading. Kalau di bidang-bidang lain, ya beliau ini pun cukup menghibur, hahahahaha

Chat ini saya posting di sini, karena saya pikir, obrolan ini mungkin bermanfaat dan menginspirasi bagi teman-teman sesama pengembang trading algorithm, terutama untuk teman-teman Indotraders.

Selamat menyimak.

Darma: jo, apakabar. gw pengen tanya. kalau development market modelling seperti yg kita lakukan dgn bikin trading algorithm begini, bidang studi apa yg melakukannya di universities ya? thx
Mojo: financial engineering
Mojo: ato quantitative finance
Darma: ic. kalau seperti gw yg ga ada latar belakang economic/finance, hanya background science aja, mungkin gak bisa ambil postgrad dgn scholarship, terutama di germany.
Mojo: asal lu bisa lewat tes matematikanya biasanya gak masalah
Darma: ok thanks jo for the leads.
Mojo: k
Darma: apakabar jo. masih trading?
Mojo: baek … masih
Darma: my robot, jo. intraday yg main reversal di jam2 ranging, sampai sekarang equitynya bolak-balik mulu nih
Darma: http://img207.imageshack.us/img207/2660/detailedstatementeb9.gif
Mojo: bolak balik naek? keren dong
Darma: di timeframe ini, spread dan cost menjadi terlalu significant
Mojo: masih yg terakhir?
Darma: kagak naek, disitu2 aje
Darma: udah 3 bulan live tuh jo.
Mojo: lha yang laen emangnya gak bisa cover?
Mojo: itu trade selama 3 bulan total?
Darma: yup. di interbankfx. mungkin klo dipindah ke broker yg spread di cable lebih tipis, udah positif tuh. initial test, $300 doang tuh jo
Mojo: ya berarti efisien dong ea-nya
Darma: huahahaaa. efisien apaan
Mojo: sayangnya pengennya yg gak efisien ya
Mojo: iya efisien, kan jadi delta neutral
Darma: kalo jadi IB, makan rebate, enak tuh. transaksinya banyak
Mojo: kalo market efisien ya jadinya gitu
Darma: ic ic
Darma: ini ngandelin premis bahwa pada jam2 sepi antara closing US dan sebelum open EU, market ranging
Darma: jadi sell di top bollinger, buy di bottom bollinger.
Mojo: yg presentasi terakhir kan?
Darma: gitu doangan
Darma: iya jo, yg itu
Mojo: ya tinggal difilter ama direction aja kan?
Darma: cuman udah dimodif exit nya, poisition sizingnya, dll
Mojo: buy bottom on bull, sell top on bear
Mojo: emang ada cara laen buat trading?
Darma: haha, iya sih jo. gw udah coba filter gitu. tapi tampaknya di timeframe itu, marketnya independen, gak dipengaruhi oleh bull/bear timeframe yg lbih besar.
Darma: malah jadi ada profitable trades yg difilter
Mojo: ooo
Darma: kalo strategi ini dimainkan di tmpat yg lbih tipis cost/trade nya, kyknya udah profit
Mojo: bikin bridge ke ECN ajah
Darma: mstinya sih gitu ya. cuman gw sebel banget, kok profitable trading itu ujung2nya sangat dipengaruhi cost per trade ya..
Darma: main long term juga, gw hitung2, profitnya habis dimakan interest.
Darma: mungkin approach strategi gw terlalu konvensional
Mojo: wah konvensional itu gimana ya
Mojo: toh market bukan brownian kan
Darma: jadi udah diantisipasi oleh market maker. di tf kecil, diantisipasi dgn spread. di tf besar, diantisipasi oleh interest.
Mojo: jelas2 bukan 50-50
Mojo: kalo gak efisien ya bisa dieksploit
Mojo: interest mah kecil
Mojo: (kecuali maen carry )
Darma: hmm.. maksud gw, approach gw terlalu seperti ‘trading yg seharusnya’.. gak kayak yg akal2in market itu lho, seperti yg grid, martingale, dll..
Mojo: kayaknya sih gak perlu diakalin ya
Darma: ic ic
Darma: iya, gw jg pikir gitu.. emang mestinya wajar2 aja sih.
Darma: yg risk nya masuk akal
Darma: dan strategi yg wajar gini
Darma: cuman akhirnya di kasus gw ini, cost receh2 menjadi sangat berpengaruh
Darma: akhirnya, sampe sekarang pun, belum kelihatan hasil nih.
Mojo: lha bukannya backtest/forward dulu katanya spektakulieur?
Darma: but let’s see, bulan depan mungkin market menjadi lebih ‘teratur’, yaitu ranging di jam2 itu
Mojo: tapi minimal kan gak kemana2
Darma: yup, backtest oke banget.
Mojo: terus keliatan gak ada ‘musim’ begini di backtest?
Mojo: kudunya kan kasih clue yg jelas
Darma: tapi memang selalu ada masa2 3-4 bulan di tiap tahun yg marketnya lari pas jam2 itu.. tiap tahun ada aja gitu.. mudah2an yg tahun ini, yg equity gw gak ke mana2 ini, adalah kejadian yg 3-4 bulan seperti di tahun2 sebelumnya
Darma: yup, ada musim begini
Mojo: ya asik dong
Mojo: bentar lagi gua ditraktir makan2 di bali
Mojo: mozaic ubud ya
Darma: huahahahah elu bisa aja
Darma: kekhawatiran gw, musimnya kok agak panjang ya kali ini
Mojo: lha, kan abis gelap terbitlah terang
Darma: ya, jadinya tetep, menunggu dulu deh
Mojo: gak papa, gua juga bisa nunggu makan2 … tenaaang
Mojo:
Darma: di tahun2 backtest, misalnya profit 2000pips per tahun, itu dari 600 transaksi.. jadi kalo per transaksi ada cost yg lebih mahal 1-2 pips aja di live trading, maka profil ekuity nya jadi beda.
Mojo: itu MBT kan buka API ma
Mojo: kan ente ada programmer di bali
Mojo: cobain ajah kesono eksekusi signalnya
Mojo: keliatan beda gak
Darma: yup
Darma: jadi kesimpulan gw sementara ini: menunggu. kalo masih gak bagus juga, cari eksekusi yg lebih murah per trade. gitu perkembangan gw jo. lu gimana
Mojo: ah gua mah gak kemana2
Mojo: masih stuck
Darma: lha kalo masih stuck di tanjakan equity sih asik jo
Mojo: amin
Darma: tuh kan
Mojo: pengennya sih stuck kenapa gak bisa >100% seminggu
Mojo: pengennyaaaaa
Darma: anjritt
Darma: jo, thanks for the chat.
Darma: inspiring, as always.
Mojo: sip
Mojo: ah inspiring apanye
Mojo: perspiring iya, panas
Darma: yeyyy

Ya, begitulah. Mojo, selalu inspiring.
Semoga bermanfaat.
Good luck to us!

(*)

May 1, 2007

The sharing session

Filed under: Uncategorized — by TraderMade @ 12:48 pm
Tags: , , , , , ,

The sharing session went well.
Some good and fresh ideas was given to me so I can improve the system to be more robust.
Although several things like building the system based on some rocket-science-kind-of Neural Network is a bit too unrealistic at this stage, but they shed some lights and adds up to my library of knowledge in my brain. he he he..
I had several old friends in the session like Asrul, Adek, Adit, Mey, Andre, Setyana, Ariel. And more new friends like imelda, remmy, nico, oswald, and several others. There were 22 people.
I disclosed the gears and bolts of the 10th version of the simplified Stealth_Trader System (STS), and then I get many feedbacks to improve it. A final touch, if you like. :-)
For those who are interested in getting the powerpoint presentation file, please contact me.
This time is my turn to share. Next time will be other’s. That way, we’ll move forward faster than if we each work alone.

Thanks, and good luck to us !!
Darma

April 25, 2007

Risenberg Research Sharing Session

Filed under: Uncategorized — by TraderMade @ 8:24 am
Tags: , , , , ,

Dear Researchers/Traders @ Indotraders,

I will be in Jakarta during this week.
I’m leaving Bali today, and planning to be back to the island by Saturday.
I am inviting my fellow researchers in a sharing session. I will be presenting Risenberg’s latest research on systematical trading. A volatility-exploiting trading system will be discused and disclosed to a limited number of active researchers. This is a culture we had a long time ago when the Indotraders group was founded, and I am trying to bring this back. I’m so tired of witnessing the always-want-the-easy-way newbies slamming their words in the group, attacking other members while hiding behind the anonimity of their funny email addresses. So chicken of them :p

This will be a sharing session. We will discuss the research, I will ask for feedbacks and ask for suggestions from other researchers.
This will not be a promotion / marketing event since there will be nothing to be sold or offered. My old fellows here know that I’m not that kind of a person.

Please contact me on my phone number: 081XXXXXXXX if you are interested to join the session. No want-to-be-rich-quickly type of people please !! Only fellow researchers and traders. Humble people only please. No negative-minded people who always trying to find the bad side of things like we’ve been seeing more often lately in this group. :p

The venue will be at my office at Fatmawati, probably on Friday evening, after offfice hour. Please bring your own food/drink, bring your own notebooks, pens, because I will not provide any of them, nor asking any payment for anything like they always do in seminars.

The meeting room will fit for only 5-10 people. If there are more people confirming to join, I will try finding different places otherwise I will be limiting the number of people.

This is for free. Not “shovel selling” kind of seminars, so please: no shovel seekers !!!

Rgrds,
Darma

p.s.
just in case some idiot cynical person in this group will speak, I wud like to say sorry for using English. I recently prefer to write in my blog rather then in shovel-seekers groups, and many readers of my blog dont speak bahasa.

April 19, 2007

Volatilitas, milis dan analyst

Filed under: Uncategorized — by TraderMade @ 8:05 pm
Tags: , , , , , , ,

Beberapa hari lalu gue posting opini dan hasil riset gue tentang volatility di beberapa milis.
Di antaranya adalah milis Indotraders, milis AATI dan milis Berjangka.
Di milis2 itu gak ada satu pun yang menanggapi.
Apalagi di milis Berjangka yg isinya cuman caci maki menghujat dunia bursa berjangka Indonesia itu, parah banget. Boro2 ditanggapai, wong message gue kagak di-approve ama moderatornya. Karena pake english, disangka spam kali tuh, ha ha ha… Judulnya aja berjangka & derivatif, tapi isinya caci maki melulu..
Jarang ada omongan soal market di situ. Kalaupun ada, isinya tuh ramalan2 dan analisa2 market yg isinya menurut gue sih BS semua. Wong market udah gerak kok diomongin, dicari ceritanya. Dikomentarin. Buat apa. Emangnya komentar bisa dijadiin duit ? Trus kalau ada prediksi, ujung2nya biasanya tanda tanya.
Misalnya kayak gini nih para expert/analis/pakar tuh ngomongnya:
“Euro akan mencapai titik tertinggi ????”
“Terjadi bullish divergence, pound akan reversal ke atas ???”
Lha ampun, emangnya kalo pasang posisi di market bisa pakai tanda tanya ? hahahah.
Stop loss ya stop loss. Buy ya buy. Sell ya sell.
Gak bisa kalau minggu lalu bilang pound menguat, trus begitu ternyata sekarang melemah malah berbusa2 ngomong alasan fundamental kenapa ternyata melemah. Kelihatannya sih pinter, jago, ngerti soal2 gituan. Tapi sebenarnya rugi atau untung, kagak ada hubungannya ama busa2nya analisis fundamental berbuih2 itu kan. Apalagi analisa teknikal yg ujugn2nya cuman tanda tanya, ha ha ha..
“Terjadi bullish divergence, pound akan reversal ke atas ???”
cape dehhhh..

Kembali ke volatilitas..
ternyata gak banyak orang yg merasa perlu memperhatikan volatilitas.
Gak ada yg ngeh, atau emang cuman gue doang yg merhatiin volatilitas sih ?
Well, kayaknya sih bukan gue doang. At least ada researchers di BIS (Bank for International Settlement) dan Citigroup yg mikirin volatilitas.
Yah gitu deh.
By the way, kayaknya volatilitas short term di market udah mulai membaik nih.
Kita lihat aja deh perkembangan minggu ini.
Good luck to us.

March 30, 2007

Nice people

Filed under: Uncategorized — by TraderMade @ 1:00 am
Tags: , , ,

Sometimes God gives us the experience of meeting good people. :) :) :)



October 8, 2006

Myth in FX

Filed under: Uncategorized — by TraderMade @ 6:53 am
Tags: , , , , , , , ,

This is my post to the Indotraders mailing list.

Utk temen2, liat deh itu video presentasi yg diposting Eugene, menurut gue bagus. BANGET.
Yang bicara di situ ada 3 orang trader:
Pembicara utamanya: 10 years trade fx + er2
2 lainnya:
15 years trade emini, fx daytrading, stock
10 years trade fx, er2

Coba liatin teknik trading mereka dan persepsi mereka terhadap market FX.

Beberapa hal yg menarik antara lain:

Beberapa mitos ttg FX:

  1. Mitos bhw anda trading di interbank market. Kenyataan anda trading dalam suatu house, shg mrk tidak pernah pakai tight SL. Hanya cat-SL, sdangkan exitnya pakai mental-SL. (tolong koreksi kalo gue salah soal yg ini)
  2. Mitos bahwa FX = low cost. Kenyataan: biaya spread yg 2-3pips itu sangat tinggi. Bandingkan dengan trading futures atau stock, comission di bawah 1 pips per r/t. Apalagi dibanding ER2 yg volatilitasnya bisa 20 tick sehari.
  3. Mitos soal Leverage yg dijadikan daya tarik. Kenyataan: ini adalah senjata paling ampuh bagi house utk marketing, sekaligus menjadi penyebab utama kehancuran rekening customer (para trader pemula)
  4. Mitos bhwa di FX anda bisa trading selama 24 Hour. Kenyataan: para professional trader seperti para pembicara di video trsebut hanya trading di jam-jam tertentu saja. Mrk lihat calendar utk lihat kapan ada action di market. Bahkan menurut mereka: trader yg mencoba trading intraday dan mentradingkan semua signal buy/sell dari sistem nya, pasti trader2 itu rekeningnya masih losing. itu menurut pengamatan mereka melihat trader2 lainnya. Ini menarik sekali.
  5. Mitos soal fasilitas Free software, free data utk FX. Kenyataannya: free sfotware dan data itu gak baik. Ini menurut mereka. Mrk pakai tradestation. Mungkin bener juga kata mereka, tapi mungkin juga salah ya. I don;t know. Coba temen2 ada yg bisa kasi tanggapan ?
  6. Mitos soal indikator2: sell di overbought, buy di oversold. Buy/sell di corssover dll. Kenyataannya: teknik trading seperti itu sengaja disebarkan oleh pihak2 yg berkepentingan. Wah wah.
  7. Mitos bhwa cukup demo 1-2 bulan, lalu go Live. Kenyataan: menurut mereka: “don’t expect to go live within 6 months, 1 year or even 18 months”.
  8. Mitos bhwa FX & Futures lebih rumit drpada stock. Kenyataan: menurut mrk: stock lebih repot.

Hal menarik lain: Soal teknik trading.

Mereka pakai satu setting (mrk pakai 1 indikator) di 3 timeframe.
Mereka jelas2 bilang penggunaan banyak indikator di satu timeframe itu salah satu ciri2 trader yg masih merugi. Mereka justru lakukan yg sebaliknya sebaliknya: mrk pakai satu indikator atau tanpa indikator, di multiple timeframe. Utk intraday mrk pakai chart 15 min, 10min, 3 min. Utk posisi swing yg lebih panjang mrk pakai tf yg lebih panjang, tp tetap multiple timeframe.

Yah begitu lah point2 yg gue dapat tangkap dari video tersebut. Mungkin gue ada salah tangkap atau ada yg terlewat. Utk lebih jelasnya, silakan liat ndiri deh yak..
Ini gue posting lagi link nya, siapa tau ada yg kelewat postingnya Eugene:

http://www.netpicks.com/UTM/MythBustingE1.html

http://www.netpicks.com/UTM/MythBustingE2.htm

Thanks to Eugene for the link.

Rgrds,
Darma

p.s.
Video di link itu bisa disave gak sih ? Ada yg bisa bantu ?

Powered by WordPress.com