FOREX QUANT

July 18, 2007

Sekilas tentang algorithmic trading

Filed under: Uncategorized — by TraderMade @ 12:03 pm
Tags: , ,

Pada umumnya pelaku pasar melakukan aktifitas trading di market currency, saham, atau derivatif, dengan menggunakan salah satu atau gabungan dari dua aliran, yaitu dengan pendekatan teknikal atau pendekatan fundamental.

Namun kedua aliran tersebut memiliki kelemahan mendasar, yaitu berusaha melakukan prediksi. Padahal prediksi di mana pun tidak pernah bisa diandalkan. Performance/kinerja dari aktifitas trading yang didasarkan pada pendekatan prediktif tidak akan pernah profitable secara konsisten. Resiko dan ekspektasi profitnya sulit untuk diukur.

Berikut terusan pembicaraan saya dengan mas wahyu, sedikit mengenai hal tersebut.

Awalnya mas wahyu tanya soal option, tapi kemudian saya menambahkan informasi mengenai pendekatan algoritmik dalam melakukan aktifitas trading.

Urutan email sudah saya susun ulang dari yang pertama ada di atas, dilanjutkan jawab-menjawab secara berurutan.

Semoga bermanfaat.

 

———- Forwarded message ———————————————————-

==================================================

On 7/10/07, Dewanto, Wahyu wrote:

Darma: Apa khabar? Boleh ganggu sedikit mau tanya tentang stock market. Minggu lalu saya diajak teman ikutan free seminar Options yg diajar oleh Abraham Lembang. Dia itu dijuluki sebagai Bpk Option Indonesia oleh Smart FM radio. Krn dia claim yg bawa options pertama kali ke Indonesia. Bener apa nggaknya, saya tidak tahu .. Tapi anyway dari dia saya belajar sesuatu yg baru, bahwa bermain saham risknya dpt diatur agar tetap dapat gain walaupun harga saham tdk bergerak atau turun. Tapi lagi2 setiap ada free seminar pasti ada embel2 lagi bahwa utk ikutan maen harus diwajibkan ikut workshop yg notabene harus bayar juga .. Dan akhirnya kitapun tahu juga bahwa mereka itu sebenarnya promosi bisnis untuk dapat collect money. Hahaha

Saya mau tanya apakah Darma tahu tentang selak beluk bermain options?

Trims

Wahyu

==================================================

From: Darma Sudiarta
Sent: Saturday, July 14, 2007 7:06 AM
To: Dewanto, Wahyu
Cc: Wayan Mega Budiartha
Subject: Re: Options

Hallooww.. mas wahyu..

Iya nih, wayan sempat menyebutkan soal ini ke saya. tapi trus saya pergi ke luar kota selama seminggu ini. jadi baru reply hari ini. maaf ya atas kelambatannya, mas..

Option memang pintu masuk yg unik utk mengeksploitasi volatilitas market. Market apapun: stock, stock indices, spot fx, cfd.. any market. Masuk ke market dengan menggunakan teknik option, memang memaksa pelakunya utk mau tidak mau menjadi disiplin dengan risk management, karena bila masuk market dengan teknik spot atau plain-buy/sell, seringkali pelaku menjadi tidak disiplin dan loss cutting, yang seringkali berujung pada petaka amblasnya capital. Tapi sayangnya, dengan teknik option, timbul banyak sekali keterbatasan2. Banyak sekali manuver2 strategi trading yang tidak dapat diaplikasikan dengan menggunakan teknik option. Sedangkan sebaliknya, manuver2 strategi apapun yang coba dilakukan dengan teknik option, akan bisa dilakukan dengan teknik non-option seperti di kontrak rolling spot atau direct buy/sell di instrumennya.

Misalnya di kondisi market yg tidak bergerak, menggunakan teknik no-touch (double no-touch atau single nt) di option memang memberi kita peluang mendulang profit dari market yg diam. Tapi ini pun bisa dilakukan dengan teknik spot.

Sedangkan misalnya teknik trading trendfollowing yg memerlukan pyramiding, atau teknik trading intraday yang membutuhkan kelincahan entry-exit dengan risk management yg terukur, tidak bisa dilakukan lewat option.

Gitu pendapat saya sih tentang option, mas.

kalau tentang pak abraham lembang yang disebut sebagai bapak option indonesia, rasanya kurang tepat ya. option adalah teknik trading yang dikenal luas dalam dunia trading sejak dulu. saya dan kawan2 mengenal option, tanpa sedikitpun bersentuhan dengan beliau atau informasi dari indonesia, jadi ya rasanya lebih banyak trader di indonesia yang mengenal option secara langsung dari luar negeri. hanya saja, tidak mengajarkannya kepada publik, apalagi mendulang profit dari jualan training seperti itu.

Shovel sellers memang selalu berkembang subur. Hal serupa juga terjadi di market lain. Untuk di Indonesia, kali ini kebetulan sedang booming di option. Seprti halnya ciri2 dari shovel sellers lainnya, hal yang biasa2 saja dan penuh resiko, dibuat seolah2 bombastis, no-risk atau less risky dll. Tapi kalau nilai nominal kursusnya terjangkau, tidak ada salahnya ikut kursusnya, mas. Lalu nanti kalau sudah mengerti juga, bisa aja nanti mas wahyu bikin kursus serupa. bisnis kursus memang less risky dibanding mentradingkan teknik tersebut secara langsung..

Rgrds,
Darma Sudiarta
Risenberg Capital
www.risenberg.com
==================================================

On 7/14/07, Dewanto, Wahyu wrote:

Darma my good fellow:

Trims utk penjelasannya.

Kayaknya Darma harus kasih education ke kita2 nih ttg bgmn strategi trading yg jitu. Saya bener2 blind dgn bisnis yg beginian.

Apakah Risenberg juga memberikan kursus2/seminar2 gratis?? hahaha becanda koq …

Denger dari Wayan, Risenberg cuma mau memberikan advise consult ke company bukan personal? Wah padahal kita sangat berharap, Darma bisa membukakan mata kita utk melek stock trading … jadi kita tidak jadi looser atau gambler dalam bisnis yg beginian. Maklum aja capital yg ada cuma pas2an.

Kapan dong ke jakarta ngobrol2 lagi?

wahyu

==================================================

From: Darma Sudiarta
Sent: Tuesday, July 17, 2007 2:26 PM
To: Dewanto, Wahyu
Subject: Re: Options

Sama2, mas wahyu.. saya senang sekali kalau kita bersama teman2 mas wahyu bisa bertemu dan saling berbagi pengalaman, pandangan, dan pengetahuan dalam hal trading ini. saya sendiri mendevelop algorithms, untuk market currency. sedangkan untuk stock, ada juga algorithms utk market ini, tapi belum pernah saya gunakan karena masih terbatasnya akses ke market saham kita, yaitu belum adanya akses penggunaan automatic execution oleh robots/algorithm secara langsung ke market. bisa saja lewat perantara brokers, dan mestinya profitable juga, karena salah satu algorithm yg bermain di mid-long term memang memiliki sifat-sifat yg universal, bisa ditradingkan di market apa pun, apalagi di market saham Indonesia yg masih immature, sehingga sangat favorable utk sistem-sistem trading trendfollowing mekanis seperti salah satu sistem yg pernah saya develop.

iya, memang dengan menggunakan suatu algorithm yg terdefinisi jelas, dan terkuantisasi, teruji, maka kita akan melakukan aktifitas yang terukur di market. penggunaan algorithm ini bukan hanya sekedar penggunaan analisis teknikal, tapi beyond technical, karena technical analysis memiliki kelemahan yang fundamental. kalau saya ke jakarta, dan ada waktu untuk bincang-bincang tentang hal ini, akan sangat menarik. Dan menurut pengetahuan saya, pendekatan seperti ini dalam melakukan aktifitas trading di market, adalah hal yang baru di Indonesia.

Rgrds,

Darma

==================================================

On 7/17/07, Dewanto, Wahyu wrote:

Darma:

Wah makin menarik aja nih dengan algorithm yg dibikin oleh Darma.. yg dimaksud dgn market currency itu valas ya?? Kalo algorithmnya Darma bisa memprediksi stock wah lebih asiik lagi nih … jenius sekali …

Boleh dong kita ketemuan ntar kalo sempat mampir di jkt dan lagi nggak sibukk.

salam hangat,

wahyu

 

==================================================

From: Darma Sudiarta
Date: Jul 17, 2007 4:22 PM
Subject: Re: Options
To: “Dewanto, Wahyu”
Cc: megabudi

Iya, mas wahyu, currency market maksudnya valas, tapi bukan yang majors versus rupiah, karena kurang volatile utk bisa dieksploitasi.

utk stock, bbrapa algorithm memang bisa digunakan, misalnya algorithm yg berbasis “trendfollowing” yang bermain di mid-long term.

sebenarnya sih tidak memprediksi, karena kalau ditanya market tertentu akan bullish atau bearish, tidak bisa dijawab. currency mana yg akan naik atau turun, kapan suatu saham akan naik atau turun, dan berbagai macam prediksi, tidak dapat dilakukan.
yg dilakukan oleh algorithm2 tersebut adalah menentukan keputusan2 trading, yang terdiri dari entry timing, size (besarnya/jumlah contract yg kita transaksikan sesuai dengan capital kita), timing exit, multiply entries/exits, semua tanpa pendekatan prediktif sperti yang dicoba dilakukan oleh para market technicians apalagi para pakar fundamentalist yang selalu mencoba memprediksi.

iya mas wahyu, nanti kita kontak2an kalo saya ke jakarta, kita ktemuan aja. kalau ada 5-10 orang, saya sekalian siapkan presentation slides atau handouts, untuk kita berdiskusi dan berbagi pengetahuan.

Rgrds,

Darma

Leave a Comment »

No comments yet.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: